
Kaca Bioaktif 45S5 adalah bahan bioaktif yang terbukti secara klinis yang dikenal memiliki regenerasi tulang, osteokonduktivitas, dan biokompatibilitas yang sangat baik. Ini merangsang pembentukan hidroksiapatit dan banyak digunakan dalam perbaikan tulang, gigi, dan aplikasi medis.
Kaca bioaktif adalah jenis biomaterial baru yang digunakan untuk regenerasi jaringan, memiliki aktivitas biologis, kompatibel dengan jaringan lunak dan keras, dan tingkat degradasi yang terkendali.
Kaca bioaktif paling representatif yang digunakan secara klinis untuk perbaikan luka tulang, gigi, dan kulit adalah 45S5, yang termasuk dalam sistem kuaterner Na2O-CaO-SiO2-P2O5.
Bahan medis baru ini menunjukkan biokompatibilitas yang sangat baik dan, dalam lingkungan fisiologis, dapat menghasilkan lapisan mineralisasi hidroksikarbonat apatit yang meningkatkan tulang melalui pengendapan mineralisasi pada permukaannya, sehingga mencapai ikatan kimia antara bahan dan jaringan inang.
| Nama Bahan Baku | Kaca Bioaktif 45S5 yang digunakan sehari-hari |
| Fungsi | Anti-inflamasi, antibakteri, perbaikan penghalang |
| Tingkat Penambahan Produk Bilas | 1%-30% |
| Tingkat Penambahan Produk Cuti | 0,1%-5% |
| Spesifikasi | 100g/500g/1kg |
| Waktu Pimpin | CN202610037550.3 |
| Informasi Paten | CN202610272536.1 CN202610742561.1 |
| Paket Dokumentasi Teknis | Pendaftaran Informasi Keamanan Bahan Baku Kosmetik ke Administrasi Produk Medis Nasional + Informasi Keselamatan (Lampiran 14) + Inventarisasi Bahan Kosmetik Bekas + COA (Bahasa Mandarin/Inggris) + MSDS (Bahasa Mandarin/Inggris) |

I.Mempromosikan Ikatan Tulang
Permukaan implan dapat membentuk ikatan kimia yang kuat secara langsung dengan jaringan tulang.
Ini bukan sekadar adhesi fisik, melainkan pembentukan lapisan hidroksiapatit (HCA) yang mirip dengan tulang alami
II.Mempromosikan Osteogenesis dan Regenerasi Tulang
●Pelepasan ion seperti Ca²⁺, SiO₄⁴⁻, PO₄³⁻, dan Na⁺
●Stimulasi osteoblas:
o Peningkatan proliferasi sel
o Promosi ekspresi gen terkait osteogenesis
o Mempercepat pembentukan tulang baru
AKU AKU AKU. Induksi Pembentukan Lapisan Hidroksikarbonat Apatite (HCA).
Proses reaksi klasik berikut terjadi pada cairan tubuh:
1.Na⁺ bertukar dengan H⁺, menciptakan lingkungan basa.
2. Jaringan Si-O-Si terurai membentuk Si-OH.
3.Ca²⁺ dan PO₄³⁻ terakumulasi di permukaan.
4.Terbentuk lapisan HCA (mirip dengan mineral tulang alami).
IV.Penghambatan Antibakteri dan Infeksi
●Pelepasan ion meningkatkan pH lokal dan tekanan osmotik.
●Menghambat pertumbuhan berbagai bakteri.
●Dapat mengurangi risiko infeksi pasca operasi.
V. Degradasi Terkendali dan Penggantian Jaringan
●Material secara bertahap terdegradasi di dalam tubuh.
●Secara bersamaan, digantikan oleh jaringan tulang yang baru terbentuk.
●Laju degradasi dapat dikontrol melalui rasio komposisi dan ukuran partikel.
1. Perbaikan Ortopedi / Cacat Tulang: Implantasi langsung butiran atau bubuk ke dalam cacat; atau digunakan untuk membuat perancah tulang.
2. Kedokteran Gigi: Bubuk ditambahkan ke pasta gigi, tambalan gigi, dan bahan pengisi periodontal.
3. Perbaikan Luka / Rekayasa Jaringan Lunak: Dikombinasikan dengan hidrogel, dressing, atau membran, dalam bentuk mikro/nanopartikel.
4. Perbaikan Kosmetik / Anti Penuaan (tahap R&D): Bubuk mikro ditambahkan ke masker wajah atau bahan kosmetik.
5.Bahan Antibakteri: Dikombinasikan dengan hidrogel, dressing, atau pelapis.

